Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Kisah Seorang Hawa

Seorang hawa pergi melangkah menuju dinginnya malam, meninggalkan senja yang merah merekah. Hanya ada langit yang hitam dan kelam, samar-samar mengikuti bayangnya. Berjalan tak tentu arah, dan lupa akan lelah. Hujan yang turun dari sepasang matanya, adalah penderitaan dan kegelisahan. Ia basah, Kuyup akan duka, Tenggelam dalam luka. Ia terus melangkah, bersama langit malam. Hingga ia mati, dalam kenangan. Ivanka Sekar -Semarang, 25 Maret 2017-